Kasus Pelecehan Polwan Oleh Mahasiswa Saat Demo di DPRD, Kapolresta Bengkulu: Kita Masih Menunggu Itikad Baiknya
BENGKULU,- Sudah sepekan lebih pasca kejadian dugaan pelecehan yang dilakukan oleh seorang oknum mahasiswa dari salah satu Universitas di Bengkulu, Terhadap seorang polisi wanita (Polwan) di Polresta Bengkulu yang sedang bertugas menjaga pengamanan demonstrasi.
Sampai hari ini belum ada tanda-tanda ataupun laporan itikad baik pelaku mahasiswa untuk meminta maaf secara langsung atau bertemu langsung dengan korban Polwan yang menjadi korban pelecehan oleh mahasiswa.
Kapolresta Bengkulu, Kombespol. Rahmat Hidayat, SH. MH, yang dikonfirmasi usai kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Mapolresta Bengkulu Rabu pagi kemarin (20/05/2026) mengatakan sampai saat ini belum ada itikad baik oknum mahasiswa kepada korban Polwan.
Kapolresta Menyebutkan pihak sampai saat ini masih menunggu itikad baik pelaku mahasiswa untuk segera datang ke Mapolresta Bengkulu dan meminta maaf secara langsung kepada korban dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas tindakan yang telah dilakukannya tersebut kepada korban Polwan Polresta Bengkulu.
“Iya sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya, kami di Polresta Bengkulu termasuk korban masih menunggu itikad baik mahasiswa tersebut,”unjar Kapolresta Bengkulu, Kombespol. Rahmat Hidayat.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Seorang Polisi Wanita (Polwan) di Polresta Bengkulu menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh seorang mahasiswa dari salah satu universitas yang ada di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.
Dugaan pelecehan tersebut diterima anggota Polwan Polresta Bengkulu saat melakukan pengamanan dalam aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah mahasiswa di depan Gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Bengkulu pada Selasa (12/05/2026).
Dari video yang beredar luas di media sosial terlihat korban Polwan sedang berjaga bersama polwan lainnya dalam aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah mahasiswa, Namu secara tiba-tiba sang polwan disegol oleh seorang pria yang merupakan mahasiswa dengan mengenai bagian sensitif sang polwan yang sedang bertugas.
Spontan ulah mahasiswa tersebut sempat memancing emosi polwan hingga akhirnya terjadi keributan antara polwan dengan mahasiswa tersebut.
Meski telah melakukan tindakan yang tak pantas, oknum mahasiswa tersebut tidak langsung meminta maaf kepada korban Polwan namun malah marah-marah dan memaki-maki polwan yang menjadi korban pelecehan.
Aksi tak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum mahasiswa di Bengkulu inipun mendapatkan banyak kecamanan dari netizen.
Bahkan beberapa netizen mendesak untuk menangkap oknum mahasiswa yang diduga dengan sengaja telah melakukan pelecehan terhadap seorang polwan yang sedang bertugas.
“Pelecehan itu, sangat terlihat jelas nyenggol nya,”hujat netizen dengan akun fandu_39.
“Itu sudah jelas-jelas mukanya, Segera tangkap pelakunya pak Kapolda,”ungka netizen.
