Remaja 13 Tahun Tenggelam Saat Berenang di Pantai Batu Badoro Mukomuko, Tim SAR Dikerahkan
MUKOMUKO,- Seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang di kawasan Pantai Batu Badoro, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Rabu (10/6/2026) siang. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Kantor SAR Bengkulu menerima laporan kejadian dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi.
Berdasarkan kronologi awal, korban diketahui bernama Balkis (13), warga Pondok Batu, Kecamatan Kota MukoMuko, Kabupaten Mukomuko. Saat kejadian, korban tengah berenang bersama sejumlah rekannya di Pantai Batu Badoro. Namun, secara tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret korban ke tengah laut.

Korban sempat terlihat tenggelam sebelum akhirnya hilang dari pandangan. Upaya pencarian oleh warga sekitar belum membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak terkait.
Menerima laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Bengkulu langsung mengerahkan satu tim Rescue dari Pos SAR Mukomuko menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas segera berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan operasi pencarian terhadap korban.
Untuk mengoptimalkan proses pencarian, operasi SAR melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Pos SAR Mukomuko, Polres Mukomuko, Babinsa Mukomuko, BPBD Kabupaten Mukomuko, serta masyarakat setempat yang turut membantu pencarian.
Kepala Kantor SAR Bengkulu, Muslikun Sodik, S.K.M. mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi gelombang sedang tinggi.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum beraktivitas di perairan,” imbau Kepala Kantor SAR Bengkulu, Muslikun Sodik, S.K.M.
Hingga Rabu sore, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Perkembangan operasi SAR akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pencarian di lapangan.
