15 Tahun Menanti Walikota Bengkulu Naik Haji, Berangkat Gunakan Baju Batik Besurek
BENGKULU,- Setelah menanti selama hampir 15 tahun lamanya, Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi bersama istri Dian Fitriani akhirnya bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah.
Penantian panjang sejak tahun 2011 yang lalu tersebut telah lama diimpikan oleh orang nomor satu di Kota Bengkulu, Namu baru dapat terealisasi pada tahun 2026.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi sendiri merasa bersyukur pada musim haji tahun ini dirinya bersama sang istri tercinta dapat menunaikan ibadah haji bersama ratusan calon jamaah haji lainnya.
Pria yang akrab disapa Bang Dewa inipun mengatakan bahwa keberangkatan dirinya bersama istri di musim haji tahun ini murni karena antrean reguler bukan merupakan fasilitas jabatan yang sedang diembannya sebagai Walikota Bengkulu.
“Ada yang mengira saya naik haji ini karena saya menjabat sebagai Walikota Bengkulu, Itu tidak benar. Kami murni sudah menunggu sejak tahun 2011 dan baru tahun ini baru mendapatkan panggilan untuk menunaikan rukun Islam kelima,”jelas Dewa.

Bagi Dedy, perjalanan ini bukan sekadar kewajiban rukun Islam kelima. Ini adalah jeda sejenak dari hiruk-pikuk politik dan pelayanan publik, untuk mencari bekal spiritual yang lebih besar.
Ia menitipkan pesan terakhir bagi keluarga yang ditinggalkan agar tetap tenang dan yakin, karena doa-doa terbaik akan terus mengalir dari setiap jemaah di bawah langit Makkah dan Madinah.
“Kami mohon doanya dan Insyaallah doa-doa terbaik akan mengalir khusus bagi Kota Bengkulu,”harap Dedy.

Diketahui Dedy Wahyudi bersama istrinya berangkat bersama 356 jemaah calon haji lainnya yang tergabung dalam kloter 4 embarkasi Padang Sumatera Barat dan dijadwalkan berangkat pada hari Minggu, 26 April 2026.
Dengan menggunakan pakaian batik besurek khas Bengkulu, Walikota Bengkulu bersama istri terlihat yang tiba di Asrama Haji Bengkulu terlihat melalui prosedur pemberangkatan yang ketat lazimnya jamaah haji lainnya.
Tak terlihat perlakuan khusus yang diberikan kepada orang nomor satu di Kota Bengkulu tersebut. Bahkan Dedy bersama istrinya mengikuti dan antre setiap tahapan dengan sabar, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pembekalan akhir.
