Dimarahi Ibu Siswa Asal Lampung menghilang, Sempat Terlihat di Terminal Damri Bengkulu
LAMPUNG,- Seorang pelajar kelas 1 Madrasah Tsanawiyah (MTS) bernama REPOLDO dilaporkan hilang setelah pamit pergi ke masjid untuk salat tarawih.
Keluarga kini meminta bantuan masyarakat di Bengkulu untuk membantu menemukan keberadaannya.

Kejadian bermula pada Sabtu sore ketika Repoldo sempat dimarahi ibunya di rumah. Tak lama kemudian, ia berpamitan untuk pergi ke masjid mengikuti salat tarawih.
Namun hingga malam hari, Repoldo tak kunjung pulang.
Keluarga kemudian berusaha mencari ke berbagai tempat, termasuk ke pondok tempat ia bersekolah.
“Kami sudah mencari ke pondoknya, tapi dia tidak ada di sana,” ujar salah satu kerabat keluarga.
Kabar baru muncul pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Dari sebuah nomor baru, Repoldo mengirim pesan suara kepada keluarganya. Dalam pesan itu ia meminta agar tidak dicari.
“Dia bilang jangan dicari lagi, katanya sekarang berada di Bengkulu dan ingin mencari pekerjaan,” kata kerabat tersebut.
Keluarga lalu menghubungi nomor yang digunakan Repoldo. Pemilik nomor mengaku ponselnya sempat dipakai oleh anak tersebut. Ia juga menyebut Repoldo turun di Terminal Bengkulu, tepatnya di area DAMRI.
“Menurut orang yang punya nomor itu, anak ini turun di terminal Bengkulu,” ujarnya.
Pihak keluarga langsung mencoba menelusuri lokasi tersebut. Namun saat dilakukan pengecekan, Repoldo sudah tidak terlihat lagi di terminal.
“Orang di terminal bilang tadi sempat ada, tapi sekarang sudah tidak ada lagi,” katanya.
Saat ini keluarga Repoldo telah berangkat dari Lampung menuju Bengkulu untuk melakukan pencarian. Mereka juga meminta bantuan aparat kepolisian serta masyarakat yang mungkin melihat anak tersebut.
“Kami mohon bantuan siapa saja yang melihat atau bertemu dengan Repoldo. Tolong diamankan dan segera beri kabar kepada keluarga ke nomor handphone 62 852-8288-0917 atau +62 853-5717-3650,” ujar kerabatnya.
Keluarga berharap informasi dari masyarakat dapat membantu menemukan Repoldo dalam keadaan aman. Foto dan identitas anak tersebut rencananya akan disebarkan untuk mempermudah pencarian.
